Komandan Korem (Danrem) 151 Binaiya Brigjen TNI. Arnold Aristoteles P. Ritiauw melaksanakan kunjungan kerja (Kunker) perdana di Kodim 1503 wilayah Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara, Kamis (3/9/2020).
Danrem didampingi Ketua Persit KCK Koorcab Rem 151 Binaiya PD XVI Pattimura Ny.Desy Olivia Ritiauw.
Danrem bersama rombongan tiba di Bandara Karel Sadsuitubun Maluku Tenggara sekitar pukul 11.45 WIT dengan menggunakan pesawat penumpang Wings Air. Serangkaian prosesi adat seperti rinin (doa adat) dan penyematan gelang adat disematkan kepada Danrem.
Usai mengikuti prosesi adat Kei,selanjutnya Danrem di jemput oleh Dansat TNI/Polri, Forkopimda Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara menuju Ruang VIP Bandara untuk melaksanakan tatap muka. Sekitar pukul 14.25 WIT Danrem 151 Binaiya, Ketua Koorcab bersama rombongan tiba di Makodim 1503 Tual-Malra.
Di Makodim, Danrem mengikuti serangkaian kegiatan antara lain menerima laporan dari Dandim 1503, Jajar Kehormatan, Tarian penjemputan oleh anak – anak PAUD Ram senang Kodim 1503, penyambutan oleh anggota Makodim 1503 dan kemudian mengikuti pemaparan laporan satuan oleh Dandim 1503 Letkol Inf. Mario Christian Noya.
Danrem saat memberikan arahan menjelaskan, sinergitas TNI dengan masyarakat di wilayah Maluku Tenggara dan Kota Tual sampai saat ini telah terlaksana dengan baik sehingga kedepan lebih ditingkatkan lagi dengan cara melaksanakan pembinaan teritorial (Binter) agar tetap di cintai oleh rakyat di wilayah Ohoi (Desa) binaan.
Bintara Pembina Desa (Babinsa) harus selalu inovatif dan aktif dalam melaksanakan segala aktifitas di berbagai bidang.
Babinsa harus mampu memberikan teladan dan contoh yang baik kepada masyarakat serta selalu menghindari perbuatan-perbuatan tercela seperti menkonsumsi minuman keras,judi dan narkoba sehingga akan merusak citra kesatuan TNI.
“Sebagai seorang Babinsa harus berpenampilan sopan, ramah dan berwibawa serta sanggup mempelajari situasi di wilayahnya” ujar Danrem.
Dia menambahkan, seorang Babinsa dalam melaksanakan tugas harus mengutamakan keselamatan dan kesehatan masing – masing prajurit. Tetap menjaga kebugaran tubuh dengan cara berolahraga dan kondisi hati selalu bergembira agar terhindar dari segala penyakit.
Serta sanggup melaksanakan pembinaan kepada keluarga masing – masing agar terhindar dari perceraian di dalam berumah tangga karena dalam melaksanakan pernikahan tidak ada paksaan dari siapapun. Saat melaksanakan tugas di lapangan tidak boleh ada unsur diskriminasi karena semua anggota TNI di lapangan adalah sama.
Dia ungkapkan, saat ini Tamtama PK dan Bintara PK yang dipersiapkan masuk Satuan Teritorial sudah berada di Korem dan akan ditempatkan ke Kodim-Kodim untuk menjadi Babinsa muda.
Namun untuk sementara masih ditampung dan dibina di Korem sampai mereka benar-benar sudah mampu untuk melaksanakan tugas di tengah-tengah masyarakat yang majemuk. Prajurit TNI harus tetap semangat dalam menghadapi segala kegiatan karena dengan semangat dapat mengalahkan segalanya.
“Satgas BKO yang melaksanakan tugas di harapkan mampu melaksanakan tugas dengan baik dan apabila melaksanakan pelanggaran akan di proses sesuai aturan yang berlaku,” pesan Danrem. (Abh)



